Tur Dunia Tur Dunia Vol 1 - Juli 2017 - Page 12

12 TurDunia.com Perbukitan Karpet Merah Ajaib: Semak-semak Kochia di Taman Hitachi Seaside P ernahkah Anda mendengar cerita tentang perbukitan karpet merah ajaib? Ketika musim gugur datang, hampir semua orang akan terbayang akan daun-daun berguguran atau pohon ginkgo. Namun sebenarnya, di Jepang, tak terlalu jauh dari Tokyo terdapat sebuah taman bunga yang bermekaran dengan eloknya di musim gugur. Taman tersebut memiliki wilayah yang ditanamkan berbagai macam bunga yang sangat indah sepanjang tahun. Taman ini merupakan tujuan terkenal untuk dikunjungi bagi penggemar bunga. Taman Hitachi Seaside berlokasi di sisi Samudera Pasifik pada pesisir Jepang, dan menggunakan lingkungan alam yang unik dari bukit-bukit pasir, hutan, padang rumput, dan mata air. Dengan luas tanah bertotal 350 hektar, di mana 200 hektarnya terbuka menghadap ke lautan, taman besar yang lapang ini merupakan habitat bagi bermacam bunga dan rumput yang warna-warni sepanjang empat musim, serta sejumlah atraksi lain yang meliputi sebuah taman bermain, padang rumput yang luas, jalur bersepeda dan BMX, sebuah hutan lapangan olahraga, tempat barbekyu di tengah alam, dan berbagai kafe dan restoran. Sulit untuk merahasiakan keindahan yang menakjubkan dari Taman Hitachi Seaside. Kochia (Kochia scoparia), yang dikenal juga sebagai cemara musim panas dan semak terbakar, merupakan satu dari berbagai tanaman yang tumbuh dalam bentuk semak-semak, yang berkisar dari 1-6 inchi tingginya. Ketika berganti musim ke musim gugur di Jepang, adalah saat yang tepat untuk menikmati ‘Karnaval Kochia’. Jika Anda menyukai alam dan bunga, Anda sangat direkomendasikan untuk terlibat dalam indahnya pemandangan taman ini. Sangat patut dikunjungi dan rasakanlah angin lembut dari musim gugur. Setiap musim gugur, lebih dari 30.000 semak Kochia merah di Taman Hitachi Seaside berubah warna dari hijau ke merah yang mempersembahkan Anda dengan pemandangan yang mengagumkan. Kocia hijau akan sepenuhnya berubah warna menjadi merah terang pada bulan Oktober. Warna merah yang megah akan menyelimuti hampir seluruh area perbukitan dari taman. Seperti pemandangan dari perbukitan karpet merah ajaib yang membuat hati para pengunjung terpesona. Tidak banyak orang yang mengetahui tentang Kochia merah sebelumnya, hingga akhirnya ditampilkan di berita. Kini, Kochia merah adalah pemandangan yang sangat dicari-cari oleh para fotografer pada musim gugur. Selain keindahannya, memang jauh lebih mudah untuk mengambil foto Kochia merah dibanding tanaman hias bunga baby blue eyes pada musim semi. Kosmos juga mekar pada musim ini dan hanya bertahan selama seminggu. Kochia merah bertahan selama dua minggu sebelum sepenuhnya berubah warna menjadi cokelat kemudian layu. Minggu ketiga atau keempat bulan Oktober adalah waktu terbaik untuk mengunjungi taman ini ketika warna merah Kochia sangat cemerlang dan semua kosmos bermekaran. Istilah “Stop and Smell the Flowers” secara harfiah benar di Taman Hitachi Seaside. Begitu Anda melihat bunga-bunga tersebut, Anda tidak akan bisa menahan hasrat untuk berhenti, mengambil foto, dan mencium harum dari bunga yang baru mekar. Tambahan lagi, tidak hanya pemandangan indah saja tetapi terdapat juga aktivitas yang dapat Anda lakukan di Taman Hitachi Seaside. Seperti menumpangi kereta yang disebut Kereta Seaside yang berjalan mengitari taman, atau Anda bisa ikut serta dalam beragam aktivitas di taman sebagai sukarela, berdasarkan minat dan pengalaman Anda. * Untuk Informasi mengenai Tur Taman Hitachi Seaside: Silakan kontak Worldlinks America Los Angeles (La Habra): 562-691-1318 San Francisco 415-242-8195 Sales@WorldlinksAmerica.com. CST Lic #2125030