Majalah Hidup Sehat Vol 15: Oktober 2017 - Page 20

Waspadai Penggunaan Penyedap Rasa Mungkin sebagian dari kita beranggapan penyedap rasa jadi item wajib yang harus ada saat memasak, karena tanpa penyedap masakan jadi terasa kurang sedap. Inilah alasan kenapa kebutuhan akan penyedap semakin meningkat, karena banyaknya permintaan jadi muncul aneka jenis penyedap di pasaran. Monosodium Glutamat atau dikenal juga dengan MSG, adalah salah satu jenis bumbu penyedap rasa yang dipercaya dapat membuat masakan jadi lebih lezat. MSG atau vetsin umumnya dicampurkan ke masakan agar masakannya menjadi gurih dan sedap. Namun Anda perlu tahu, bahwa di samping menggurihkan dan menyedapkan masakan, vetsin memiliki efek samping yang bisa menggangu kesehatan, jika penggunaannya tidak sesuai aturan. Mengonsumsinya tidaklah berbahaya, yang menjadikannya bahaya adalah ketidakwajaran ukuran pemakaiannya yang melebihi takaran yang ditentukan. Karena itu hati- hati, penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Adapun batasan pemakaian vetsin untuk manusia adalah sekitar 0 sampai dengan 120 mg untuk tiap kilogram berat badan orang yang memakannya. Misal Anda adalah seorang pria atau wanita yang mempunyai berat badan 50 kg, maka ukuran normal atau batas wajar konsumsi penyedap rasa MSG yang disarankan jangan lebih dari 6 gr setiap hari, atau jumlahnya kurang lebih setara 2 sendok teh. Itulah ukuran wajar dan batas normal penggunaan penyedap rasa atau MSG pada masakan, karena itu jadikanlah ukuran itu sebagai panduan Anda saat memasak ataupun mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. 20 | MAJALAH HIDUP SEHAT Oktober 2017 Bagi yang tidak menggunakan vetsin dalam masakan rumahan pun perlu cermat, karena tanpa disadari banyak sekali makanan, minuman dan camilan dalam kemasan yang menggunakan vetsin beredar di pasaran. Untuk mengetahui apakah makanan kemasan bebas MSG, ada cara untuk mengenalinya: • Lihat dalam label: biasanya tertulis kandungan autolyzed yeast hydrolysed so protein yang berarti produk tersebut mengandung MSG namun menggunakan sebutan yang lain. • Ada juga tertulis kandungan sodium caseinate, itu pun sama saja bahwa artinya produk mengandung MSG. • Selain dua kata di atas, temukan juga di label mengandung hydrolized atau asam amino acid. Kedua kata itu biasa digunakan sebagai nama samaran dari produk MSG yang terdapat pada makanan. Monosodium Glutamat merupakan penyedap rasa yang dibuat dari gula tetes tebu yang diproses sedemikian rupa sehingga menjadi butiran yang menyerupai garam, sebagian lagi ada yang halus seperti tepung. Sekali lagi, penggunan MSG tidak berbahaya selagi dikonsumsi dalam takaran wajar. Efek samping takaran yang berlebihan, misal 12 gram sehari dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan lambung, mual, gangguan tidur, reaksi alergi, hipertensi, diabetes, asma, penurunan kecerdasan, dan risiko kelumpuhan juga kanker. Bagi Anda yang masih menggunakannya MSG, tak ada salahnya untuk waspada dan cermat menggunakan vetsin agar tidak terserang penyakit yang tidak diinginkan. (Kabari1001)