Majalah Hidup Sehat Vol 12: Juli 2017 - Page 27

PRODUKTIVITAS 1. Bagaimana Anda menginvestasikan waktu Anda mencerminkan bagaimana Anda menginvestasikan uang Anda. Kecerdasan dan kekayaan memang mengharuskan pengorbanan waktu yang berharga. Mereka melihat setiap jam, hari, pekan, bulan, dan seterusnya sebagai kesempatan untuk berinvestasi secara baik dalam mereka sendiri. Anda juga harus seperti itu. 2. Agar menjadi produktif, Anda harus menyingkirkan gangguan. Produktifitas bukanlah soal multitasking. Justru sebaliknya. Produktifitas adalah soal melakukan hal-hal yang lebih sedikit, sehingga Anda dapat benar-benar bekerja dengan lebih saksama. 3. Jika Anda tidak dapat melakukan hal-hal yang seharusnya diselesaikan, ketakutan akan datang. Kita biasanya menghindari hal-hal yang kita tidak ingin lakukan — atau bahkan lebih buruk lagi, kita mengira kita dapat melakukan semua hal tersebut. Inilah mengapa rencana-rencana awal dan ide-ide buku lebih sering terkubur di dapur belakang. Untuk menyelesaikan hal-hal tersebut, Anda harus menghadapi hal-hal yang menahan Anda. 4. Efisiensi adalah sebuah proses. Anda tidak akan selalu berhasil pada kali pertama atau kedua. Ini berarti agar menjadi sepenuhnya produktif, Anda harus bisa taat kepada proses dari pencarian cara untuk terus berkembang dalam jangka waktu yang lama. 5. Gagal dalam persiapan berarti menyiapkan diri untuk gagal. Anda tidak bisa mengharapkan diri Anda untuk bergerak melalui banyak rintangan dengan cepat dan efektif jika Anda belum menyiapkan diri untuk sukses. Apa yang Anda lakukan sekarang berpengaruh terhadap di mana Anda akan memulai besok. HUBUNGAN 1. Hubungan terpenting dalam hidup Anda adalah yang hubungan yang Anda miliki dengan diri sendiri. Tanpa hubungan yang baik dengan diri Anda sendiri, hubungan-hubungan lain dalam hidup Anda tidak akan bisa bertahan. Semua selalu bermula dari Anda sendiri. 2. Persahabatan dan hubungan merupakan kolaborasi. Mereka bukanlah hal yang terjadi dalam satu arah. Hubungan yang sehat membuat kedua pihak lebih baik. 3. Kepercayaan dibangun melalui perbuatan, bukan kata-kata. Anda tidak bisa memerhatikan apa yang orang-orang katakan atau janjikan, hanyalah apa yang mereka benar-benar lakukan. Bagaimana seseorang bersikap akan memberitahu Anda akan semua yang Anda perlu ketahui. 4. Hubungan yang benar dibangun dari kerentanan. Tidak peduli apakah itu persahabatan, hubungan dengan kekasih, atau bahkan koneksi bisnis, hubungan terbaik diakari oleh tingkat kerentanan. Pada akhir cerita, kita semua sama-sama mencari tahu tentang arti kehidupan. Kita ingin memiliki koneksi yang tulus. 5. Setiap hubungan memiliki suka duka. Konflik dan perselisihan memang tidak dapat dihindari. Yang terpenting adalah bagaimana masing-masing konflik tersebut diselesaikan. Dan kuncinya adalah untuk selalu tetap menghormati dan kondusif sehingga kedua pihak bisa mendengar dan memahami. HidupSehatMedia.com | 27