Majalah Hidup Sehat Vol 10: Mei 2017 - Page 7

Prof. Dr. Taruna Ikrar M. Pharm., MD., Ph.D P rof. Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang dokter dan ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf. Di dunia internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg memopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012, dan metode pengobatan “gene therapy & Advanced Therapy” yang dipublikasikan di Nature 2013 dan 2017. Saat ini Dr. Ikrar merupakan senior specialist dan peneliti utama di bidang interdisciplinary of Neurosciences di University of California, School of Medicine, Irvine, dan Dekan Biomedical School, National Health University, California, USA Kerusakan sistem saraf tulang belakang dengan gejalan hipertensi, seperti sakit kepala, pusing, mual, dan seterusnya. Berdasarkan faktor pencetus Impotensi atau gangguan ereksi, sehingga proses penyembuhan dapat dilakukan dengan mengantisipasi sesuai faktor pencetusnya. Sebagai contoh, bila penyebab, gangguan ereksi akibat faktor ps ikologis, maka metode menghilangkan stres seperti meditasi dan terapi menjadi sangat berguna dalam mengobati atau menyembuhkan impotensi disebabkan oleh stres. Namun ketika penyebab yang mendasari gangguan ereksi tersebut adalah faktor medis, maka diperlukan pertolongan dokter dan ahli pengobatan dalam menyembuhkan impotensi tersebut. Sehingga keterbukaan terhadap dokter anda sangat diperlukan, untuk menelusuri faktor pencetus utamannya. Setelah diagnosa ditegakkan, maka dokter dapat meresepkan beberapa obat-obatan oral yang dirancang untuk membantu orang mencapai ereksi atau meningkatkan masa ereksinya. Obat-obat ini harus berdasarkan resep dokter, demikian pula tidak dapat dikonsumsi oleh penderita Pembedahan dalam merekonstruksi Penis yang juga mengalami gangguan medis yang serius seperti: penyakit jantung. Demikian pula dapat dilanjutkan dengan tambahan alat bantu medis, berupa pemompaan misalnya pompa penis atau implan penis. Demikian pula, penderita dianjurkan untuk mengurangi minuman keras seperti alkohol dan juga diharapkan berhenti merokok. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu dapat dilanjutkan dengan pembedahan. Semoga penjelasan ini dapat membantu mengurangi kecemasan yang bapak alami. (Foto: dok. ist) Salam sehat, Dr. Ikrar HidupSehatMedia.com | 7