Majalah Hidup Sehat Vol 10: Mei 2017 - Page 25

3. Sayur & buah Apel, seledri, wortel, bisa dikunyah langsung. Jenis sayur dan buah ini diyakini dapat menambah produksi air liur sehingga menjadikan mulut tetap basah. Tapi tetap saja, gosok gigi sehabis makan untuk mengeluarkan sisa makanan yang menyangkut di sela-sela gigi. 4. Permen Permen tanpa kandungan gula tidak dapat menggantikan fungsi penting menggosok gigi sehabis makan. Fungsinya hanya menyegarkan napas untuk sesaat karena cara bekerjanya adalah menambah produksi air liur untuk membersihkan bakteri dan penyakit. Permen rasa mint juga dapat digunakan untuk perlindungan sementara. 5. Vitamin C Dosis Tinggi Makanlah buah-buahan jenis jeruk, melon, dan makanan lainnya yang mengandung vitamin C dosis tinggi. Jika tubuh kita penuh dengan vitamin C, bakteri enggan tumbuh berkembang. Untuk Anda yang sedang diet, vitamin C dosis tinggi sangat dibutuhkan untuk mencegah penyakit gusi dan radang gusi. Kedua penyakit tersebut menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Dapatkan vitamin C dari makanan, buah-buahan, sayuran, dan jangan dari suplemen, karena suplemen dapat menyebabkan perut menjadi mual sehingga akhirnya napas yang dikeluarkan menjadi beraroma tak sedap. Yang terpenting dan tidak boleh diabaikan adalah biasakan menggosok gigi setelah makan atau sebelum tidur untuk mengurangi tumbuhnya bakteri yang menyebabkan napas tak sedap. (Kabari1001, foto: dok.ist) untuk SHARE Artikel atau Video ini klik www.HidupSehatMedia.com/86266 HidupSehatMedia.com | 25