Garuda Indonesia Colours Magazine October 2014 - Page 132

130 Travel | Tana Toraja Many smaller villages nestle in the hills around Rantepao, making for a picturesque setting. Di antara Kalimantan dan Papua Nugini, terbentanglah pulau terbesar ke-11 di dunia. Daratan Sulawesi yang berbentuk unik ini memiliki etnis paling beragam di dunia. Bagi sebagian orang, pulau ini menyerupai laba-laba raksasa yang seakan baru terjatuh dari ketinggian sarangnya di langit-langit rumah lalu mendarat dengan kaki yang terentang ke segala arah. Dikelilingi oleh Laut Jawa, Flores, Banda, Maluku, dan Sulawesi yang berwarna biru safir, lengannya terbentang sejauh lebih dari 2.000 kilometer dari ujung ke ujung. Dihuni oleh lebih dari 22.000.000 penduduk, Sulawesi memiliki jumlah etnis paling beragam di muka bumi. Dahulu, suku-suku laut yang keras mampu mencegah para pedagang rempah-rempah Eropa untuk mencapai daratan, membentuk pelindung yang amat kuat untuk menghalangi pihak luar menguak rahasianya yang tersembunyi. Tak heran, punggung perbukitan di daerah pedalaman tak tersentuh hingga abad ke-20, saat suku Toraja, yang berarti “orang-orang dari atas”, menunjukkan diri mereka. Penampilan Suku Toraja yang secara etnis berbeda dari suku-suku sekitarnya telah melahirkan berbagai teori antropologi yang saling bertentangan, bahkan hingga kini. Akan tetapi, ketika orang Toraja ditanya dari mana asal mereka, begini jawabannya: “Jauh sebelum peradaban, leluhur kami turun dari gugusan bintang Pleiades di langit dengan pesawat angkasa.” (Lawrence & Lorne Blair, Ring of Fire) Perjalanan kami menuju Tana Toraja berawal dari Kota Makassar yang berada di ujung selatan pulau ini, di mana aroma sejarah sebanyak udara di atasnya. Di tempat ini, terdapat perahu layar terbesar di dunia yang masih dipakai sampai saat ini. Itulah perahu Bugis yang megah, berlalu-lalang di perairan, mengembangkan layar sepanjang ratusan kaki yang menggerakkan kapal perkasa ini melintasi lautan hingga pulang ke pelabuhan dengan aman. Makassar merupakan titik tolak yang ideal untuk perjalanan menuju dataran tinggi. Layaklah menginap semalam di sini untuk menjelajahi tikungan-tikungan di jalan