Garuda Indonesia Colours Magazine May 2019 - Page 105

Travel / Tasikmalaya  ebenarnya semenjak ada media sosial, wisata yang sedang S naik daun di Tasikmalaya adalah ‘wisata curug’. Curug dalam bahasa Sunda berarti air terjun. 1. Wayang Golek puppet show, featured in the Tasikmalaya Creative Festival 2. Characters in the Wayang Golek puppet show 1 berwarna hijau dan pulau pasir kehitaman. Dari dinding tubir merambat air terjun menuju kawahnya. Rasanya saya ingin turun mendekati kawah yang tampak jinak karena tidak berasap dan berbau belerang, namun demi keamanan pengunjung dilarang mendekat. Saya pun puas duduk diam menikmati hangatnya matahari pagi dengan pemandangan spektakuler. Sebenarnya semenjak ada media sosial, wisata yang sedang naik daun di Tasikmalaya adalah ‘wisata curug’. Curug dalam bahasa Sunda berarti air terjun. “Ada puluhan curug yang instagrammable di Tasik,” terang Suci. Tasik singkatan dari Tasikmalaya dan Suci adalah perempuan milenial asli Tasik yang menjadi pemandu saya. “Favoritku adalah Curug Ciparay,” tambahnya. Saya pun diantar Suci ke Curug Ciparay di Desa Parentas yang berjarak 30 km dari Kota Tasikmalaya namun butuh waktu dua jam lebih berkendara karena 6 km terakhir jalannya yang menanjak sangat buruk. Dari atas bukit, Curug Ciparay—yang juga disebut Curug Kembar karena ada dua air terjun, terlihat sangat cantik di antara hutan hijau yang padat dilatari Gunung Galunggung. Saya disambut Bapak Andi Ramdani, Kepala Desa Parentas, sambil memberikan secangkir kopi nikmat hasil 2 perkebunan desanya. Kopi Parentas adalah jenis kopi Arabica yang tumbuh di tanah vulkanis ketinggian 1.300–1.500 mdpl. “Sejak kecil saya suka main di curug ini, tapi baru beberapa tahun belakangan ramai dikunjungi orang sejak sering masuk media sosial,” katanya membenarkan pernyataan Suci. Saya segara berjalan menuruni tangga tanah selama setengah jam. Semakin dekat suara derasnya air terjun semakin lama semakin membahana. Tak terasa sekujur tubuh saya basah terkena cipratan dari hempasan air terjun yang sangat deras. Sulit untuk memotret karena kamera saya ikut basah. Saya pun hanya memandang kedua air terjun setinggi belasan meter ini dengan kagumnya. Curug berikutnya yang kami kunjungi adalah Curug Dengdeng yang berjarak 62 km ke arah selatan dari Kota Tasikmalaya—“hanya” 2 km terakhir jalannya rusak. Saya berdecak kagum melihat air terjun yang sangat lebar bertingkat tiga ini. Tingkat pertama di muaranya setinggi 9 meter, tingkat kedua 11 meter dan tingkat ketiga 13 meter. Indahnya berkali lipat karena dikelilingi hutan hijau dan air kolam di dasarnya berwarna biru! Meski agak sulit turun ke dasarnya namun terlihat dua orang pria asyik memancing sambil duduk di bibir jurang. Tanpa berdiri ke tengah air 5 senses: taste Nasi Tutug Oncom E/ This is a traditional Tasikmalaya dish made from rice mixed with mashed oncom (fermented soybeans made into a savoury block). Try Nasi TO Mughni, Jl. Bkr, Kahuripan, where a serving per person, including a side dish, costs Rp10,000. I/ Nasi Tutug Oncom adalah makanan khas Tasikmalaya berupa nasi yang dicampur dengan oncom tumbuk. Nasi TO Mughni, Jl. Bkr, Kahuripan. Per orang termasuk lauk Rp10.000. 103