Garuda Indonesia Colours Magazine March 2019 - Page 108

106 Travel | Sebangau 1 2 3 The bond between a mother and baby orangutan is powerful. When this baby is 7 years old, it will be ready to leave its mother. The proboscis monkey is best known for the male’s long, pendulous nose, which acts as an amplifier to potentially attract females. Sambil mengobrol, awak perahu menjelaskan bahwa banyak penduduk desa setempat yang sudah dilatih oleh World Wildlife Fund (WWF) di seluruh kawasan pelestarian hutan. Keahliannya itu membuat saya kagum. Sementara kami terus memasang telinga, ia menunjuk ke cabang pohon di dekatnya, dan tampak sesosok orang utan sedang memanjat ke puncak kanopi hutan. Setelah berjalan lebih jauh, kami mendengar suara bekantan yang khas. “Itu mungkin suara induk bekantan sedang memanggil keluarganya untuk pulang karena hari mulai malam,” jelas sang pemandu. Karena itu pula, kami memutuskan kembali ke penginapan. Malam itu, kami tidur di kabin hutan taman nasional. Usai menyantap makan malam lezat buatan penduduk setempat, kami beristirahat ditemani paduan suara serangga dan burung yang unik. Tempat yang sangat terpencil di taman nasional ini dapat diakses melalui Palangkaraya, Ibu Kota Kalimantan Tengah. Untuk sampai di sini, kami menempuh perjalanan empat jam dengan van ber-AC dari Bandara Palangkaraya sampai pelabuhan Jahanjang, di Sungai Katingan. Dari situ, kami menaiki perahu Spirit of Kalimantan yang megah, yang membawa kami ke Sebangau untuk menghabiskan tiga malam di atas sungai. Spirit adalah tongkang tradisional Kalimantan yang sudah dimodifikasi dengan apik dan merupakan salah satu armada milik WOW Borneo yang dioperasikan oleh Gaye Thavisin, warga negara Australia yang sudah 20 tahun tinggal di Kalimantan Tengah, bersama rekan bisnisnya Lorna Dowson-Collins. Setelah bermalam di kabin hutan, keesokan harinya kami menggunakan kano untuk menjelajahi anak-anak sungai dan melihat danau air hitam. Dalam perjalanan, kami menjumpai sekelompok bekantan dan 3 The Dayak tribes of Kalimantan believe the hornbill carries the spirit of God and, as such, they are incorporated into their art, ceremonial dresses and dances. mencoba mendekati mereka dengan perlahan. Selama beberapa menit, kami menyaksikan kawanan monyet bersuara garau ini melompat jauh dari pohon ke pohon, lalu berayun dengan lihai di antara cabang-cabang pohon yang tipis. Sambil mengobrol, awak perahu menjelaskan bahwa banyak penduduk desa setempat yang sudah dilatih oleh World Wildlife Fund (WWF) di seluruh kawasan pelestarian hutan. Ia sendiri lahir di sebuah desa kecil di kawasan itu, yang bernama Karuing. “Saya sudah delapan tahun bersama WWF,” ujarnya bangga. “Mereka menyerahkan Layanan Taman Nasional untuk sementara waktu selama transisi dan sekarang pemeliharaan taman nasional dan tugas-tugas lainnya ditangani komunitas lokal kami. Kami semua senang melakukannya dan kami bekerja secara bergiliran, supaya semua mendapat pengalaman dalam mengumpulkan data ilmiah, melacak satwa liar yang bermigrasi dan memantau aktivitas lainnya di dalam hutan. Kami beralih ke ekowisata karena ini berkelanjutan untuk masa depan kami.” Melihat matahari mulai tenggelam, kami pun kembali ke Spirit of Kalimantan. Keesokan